RandomScrawls
Decidedly mundane…

Langkah-langkah Mengurus Paspor RI di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan

Nama resminya panjang banget: Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan (googlemap). Beberapa waktu yang lalu gw ngerasain sendiri ngurus paspor di sini buat sekeluarga gw. Berikut adalah langkah-langkah yang kemarin gw lakuin untuk memperpanjang & mengurus baru paspor RI 48 halaman.

  1. Camkan dulu bahwa tidak mungkin ada paspor sehari jadi kalau mau ngurus sendiri. Normalnya, minimal harus tiga kali datang ke Kanim: ambil formulir & penyerahan dokumen, foto & wawancara, sama ambil paspor. Kalo mau cepet ya silahkan via biro jasa a.k.a. calo atau orang dalam di Kanim – of which I found plenty there.
  2. Ambil dulu formulir-formulir yang diperlukan di Kanim, adanya di kios koperasi di bawah tangga di depan pintu utama gedung. Sayangnya, untuk yang ini Ditjen Imigrasi masih pake cara kuno: mesti diambil sendiri di Kanim. Mbok ya ditaro jadi PDF di website kan lebih mudah ya buat pemohon? Toh formulirnya juga – seharusnya – cuma-cuma. Formulir untuk perpanjang dan bikin baru sama, namanya PERDIM 11. Tampaknya untuk ngurus paspor di sini harus beli map khusus juga sekalian ke koperasinya. Formulir dan mapnya IDR 5.000 saja per berkas. Oh, jangan lupa. Untuk anak di bawah umur, ambil sekalian formulir kuasa dari orang tua di tempat yang sama. Formulirnya ditambah meterai IDR 6.000 dijual seharga IDR 8.000 saja kalau tidak salah. Buat yang udah punya meterai sendiri, jangan lupa, meterai tempel di tengah-tengah kolom tanda tangan ayah ibu ya – kesalahan bodoh gw tuh, tempel di kiri, istri gw jadi harus tanda tangan agak aneh posisinya.
  3. Dari rumah, siapkan semua dokumen asli plus fotokopinya masing-masing satu untuk setiap berkas yang diajukan. Daftar dokumennya bisa dilihat di sini. Sebenernya bisa sih fotokopi di lokasi, tapi biasanya antri dan tarifnya premium IDR 500 per lembar. Pas gw ngurus kemarin malah mesin fotokopinya rusak. Di sekitar Kanim banyak fotokopian sih, tapi jarang yang buka pagi. Buat yang bertipe avonturir dan punya akses ke scanner, bisa nyoba sendiri layanan online dari Ditjen Imigrasi. Gw udah sempet nyoba, tapi pas hari-h malah lupa bawa print-out bukti tanda penyerahan dokumen online, jadinya gw tetep pake cara manual. Satu lagi, untuk yang sudah bekerja, harus ada surat keterangan pekerjaan dari perusahaannya dan untuk yang sudah resign tapi di KTP masih bekerja, harus ada surat PHK dari perusahaannya juga. Oh, BTW, untuk yang bekerja, harus bawa surat rekomendasi asli dari perusahaan ya.
  4. Datanglah ke Kanim lebih pagi. Kanim yang ini memang istimewa. Bukanya resmi jam 08.00 WIB, tapi dari jam 06.45 – jam gw dateng – udah ada lumayan banyak yang nongol lebih dulu dari gw.
  5. Untuk penyerahan dokumen, mesti ambil nomor antrian. Nomor antrian ini bisa diambil di mesin nomor antrian yang ada di depan loket. Biarpun dateng pagi, mesin ini baru dinyalain sekitar 5 menit sebelum loket buka. Kalo yakin dokumen udah lengkap, pede aja berdiri di depan mesin duluan biarpun belum ada yang ngantri di depan mesin antrian. Soalnya kalo nggak bakal ngantri panjang pas pertama kali mesin itu dinyalain. BTW, untuk penyerahan dokumen, tombol pilihannya yang paling atas. Ambil nomor antrian sesuai jumlah berkas yang diurus, jadi kalau ngurus tiga berkas untuk tiga orang, ya ambil tiga nomor antrian sekaligus.
  6. Tunggu panggilan nomor untuk penyerahan berkas. Sesudah dipanggil, serahkan semua berkas termasuk yang aslinya. Again, gw harus tekankan untuk yakinkan semua dokumen lengkap, kalo nggak sia-sia ngantri lama cuma untuk disuruh pulang ambil dokumen. Tunggu sampai dikasih tanda bukti penyerahan dokumen.
  7. Bayar biaya di kasir dengan membawa tanda bukti penyerahan dokumen. Kasirnya ada di lantai dua dan biayanya IDR 270.000 per berkas untuk pembuatan paspor baru dan perpanjangan paspor. Kemarin gw ada tambahan sumbangan PMI sih, jadi nambah lagi. BTW, dokumen tanda terima dokumen tadi kasih aja ke petugas kasirnya, terus tunggu panggilan lagi. Sesudah bayar, nanti dikasih kuitansi rangkap dua, merah sama putih. Yang putih untuk kita, yang merah mesti dikasih ke petugas foto & wawancara.
  8. Antri untuk foto & wawancara. Tempat foto ada di lantai dasar, di luar hall tempat nunggu penyerahan dokumen tadi. Masuk ke ruangan di sebelah kanan (di seberang televisi informasi antrian), serahkan rangkap kuitansi yang warna merah ke petugas yang duduk di depan mesin cetak nomor antrian. Jangan keluar ruangan, tunggu di situ sampai dipanggil dan diberikan struk nomor antrian. Sesudah dapet struk nomor antrian, baru bisa tunggu di luar ruangan.
  9. Foto & wawancara. Sesudah dipanggil, masuk lagi ke ruangan tadi. Kasih struk nomor antrian ke petugas nomor antrian tadi, nanti diarahin ke petugas foto & wawancara. Senyum, jepret, ditanya-tanya sedikit soal alasan bikin paspor, tanda tangan di paspor kosong, cap 10 jari di biometric scanner, periksa kelengkapan dan kebenaran data, tanda tangan di berkas dan keluar dari ruangan. Di sini nggak dikasih apa-apa memang, nanti pas mau ambil paspor cukup tunjukkan bukti kuitansi yang warna putih tadi.
  10. Nyetak paspornya lama, lebih baik cek status pencetakan dengan SMS sebelum datang untuk ambil. Caranya ketik “paspor <nomorpermohonan>” dan kirim ke 08118113456. <nomorpermohonan> bisa diganti dengan angka yang ada di baris data pertama kuitansi pembayaran tadi. Selain SMS, bisa juga masukkan nomor yang sama ke Layanan Paspor Online.
  11. Setelah yakin paspornya jadi, dateng lagi ke Kanim dengan membawa kuitansi pembayaran yang putih. Biar aman, gw saranin fotokopi dulu bukti pembayaran ini, takutnya hilang. Kalau datang pagi-pagi, taruh aja kuitansi itu di Loket IV. Biasanya udah ada tumpukan pengganti nomor antrian di situ. Lagi-lagi tunggu panggilan. BTW, kalo misalnya dibutuhkan sama kantor atau lainnya untuk reimburse atau semacamnya, jangan lupa ngomong juga ke petugasnya kalo kita perlu kuitansi itu.
  12. Setelah dipanggil, kita mesti tanda tangan di bukti tanda terima paspor dan diminta fotokopi halaman pertama (yang ada fotonya) dan halaman terakhir (yang ada keterangan nomor paspor lama). Fotokopi aja di koperasi bawah tangga itu. Bilang aja buat Loket IV, mereka udah tau kok.

Udah. Gitu doang kok. Kalau dari awal dokumen kita udah lengkap, berarti cuma perlu datang tiga kali. Pertama buat submit dokumen, kedua buat foto & wawancara, dan ketiga untuk ambil paspor. Semuanya mungkin total 7 hari-an. Agak lama memang, tapi hemat bisa separuh dari kalau pakai biro jasa, dan yang pasti bebas pungli!

Salut buat imigrasi untuk perbaikan layanannya! Tapi gw berharap layanan online tadi bener-bener diberdayakan dan disosialisasikan buat masyarakat. Pasti jadinya lebih baik lagi.

Photos by Nala Edwin (detikfoto) and lobangkakus (Kaskus.us).

40 Responses to “Langkah-langkah Mengurus Paspor RI di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan”

  1. Weleh, susahan ngurus pasport di negeri sendiri dibanding di luar yak? Kalo ke kedutaan luar negri, tinggal dateng, ambil formulir, kasih poto, bayar, terus 3 hari lagi jadi, tada!

    • @ Rusdy:
      Hahahaha. Iya ya? Kemarin gw kepikiran juga apa ngurus di sana aja nanti. Tapi kalo gw dapet kuliah di kota yang gak ada kedutaan/konjen-nya malah ribet sendiri. How much did you pay for the passport, Rus?

  2. Hi, salam kenal…infonya bermanfaat banget nih.
    cuma pengen tau, ketentuan di kanim jakarta selatan pasti sama dong ya sama kanim di jakarta pusat?
    dan prosesnya untuk passport anak sama aja kaya proses untuk passport dewasa, kan?
    TQ

  3. mas arga,
    Kalau KTP, harus KTP jakata atau bisa KTP daerah ya ??
    thanks

  4. pak klo kita mau daftar online kalau anak umum 7 bulan isi formulirnya gimana ya?belum punya ktp?kebetulan saya & istri saya +anak 2,7th+anak+7bln (jadinya 4 buah passport).kalau isi formulir online lebih mudah kayaknya…
    terima kasih atas perhatiannya.

    • @heru:
      Kasusnya sama sama saya waktu itu, Pak Heru. Waktu itu anak saya juga baru umur segitu. Isi formulir sama aja seinget saya, tapi ada beberapa data – sayangnya saya lupa yang mana aja – yang diisikan dengan data Ibunya. Lalu untuk anak di bawah umur, ada satu surat lagi – formatnya sudah disediakan oleh Kanim-nya – yang menyatakan bahwa kedua orang tua memang menyetujui anaknya membuat paspor. Blanko surat ini dulu saya dapat dari koperasi Kanim, tempat ngambil formulirnya itu, Pak. Surat itu ditandatangani kedua orang tua, dan dibubuhkan satu buah materai IDR 6.000.

  5. no.10. kalo status nya verifikasi artinya sudah selesai atau blom cie? terus kalo status sms scan ttd itu apa cie artinya ?

    • @ dian:
      First of all, gw laki-laki tulen. Heheh. Tampaknya baik “verifikasi” maupun “scan ttd” itu artinya belum selesai. Kalau sudah selesai seharusnya “ambil paspor”.

  6. Mas, mau tanya kalo utk foto hrs ambil nmr jg?

    • @ Melinda:
      Iya, Mbak. Setelah dari kasir bayar, nanti diberi nomor antrian untuk dipanggil foto. Nomor antrian akan dipanggil via pengeras suara dan dimunculkan di tivi layar datar yang ada di ruang tunggunya.

  7. penyerahan dokumen harus hadir atau dapat diwakilkan?terima kasih

  8. penyerahan dokumen harus hadir atau dapat diwakilkan?tahap apa saja yang harus diurus sendiri?terima kasih

  9. mas, mau numpang tanya juga
    kalau mahasiswa berarti cukup KTP, KK, Akta Kelahiran saja ya?

    Saya KTP Jawa Timur, dan sekarang di cikarang. Bisa khan mengurus langsung disini? untuk cikarang, kanim terdekat dimana ya?

    Terima kasih atas respons nya :)

  10. Kalau ngurus passport anak, haruskah pakai KK yg udah ada nama anak atau tidak?

  11. [...] You have to make sure your Indonesian passport’s up to date [...]

  12. maaf ya….emang bener seperti diatas, tp sebenarnya tdk sesederhana itu. Pengalaman saya butuh 7 jam untuk antri pd saat penyerahan formulir, kemudian butuh 9jam untuk antri foto dan antri ambil passpor tergantung besok neh…

    adapun jarak hari yaitu :
    1. penyerahan dokumen hari Pertama (selasa)
    2. pembayaran, foto, dan sidik jari yaitu 3 hari kmdn ( jumat)
    3. pengambilan passpor 7 hari kemudian (jumat minggu depannya)

    saran saya, jangan buat passpor di jaksel tetapi cobalah di daerah sepi misalnya, bogor, depok atau cipinang.

    • @ kristin e.p
      Hmm. Mungkin saya agak salah soal harinya, tapi soal jam tunggunya, kayanya nggak deh. Mungkin Anda datengnya siangan kali ya? Saya selalu datang pagi sebelum kantornya buka, jadi antriannya nggak pernah panjang. Dan harus diakui makin siang makin banyak orang yang nyelip antrian (thanks to the calos). Setuju soal usahakan nggak bikin paspor di Jaksel.

  13. mo nanya tentang surat rekomendasi perusahaan untuk yg udah kerja.. itu tuh maksudnya surat keterangan kerja y?ato bagaimana? thx

  14. Beberapa hari yg lalu gua ama bini bikin paspor di Imigrasi Jaksel. Hari pertama lancar jaya…
    Tapi pas sesi foto, antri mulai jam 8.00 pagi trus kebagian giliran foto jam 4 sore…!!! huh…
    Nomor antrian cuman kamuflase aja. Yang diduluin tetap aja yang lewat calo dan orang dalam, rombongannya gak tangung-tanggung, bisa 10 orang sekali masuk…
    Kami yang antri jadi warga negara yang baik, paling dipanggil satu orang dalam 15 menit. Ya pantas lah bisa antri sampai sore…
    Mau jadi warga negara yang baik, harus ter-majinal-kan oleh orang-orang yang bermental brengsek.

    • @ psatria:
      Ya. Saya tau perasaannya. Sangat mengesalkan. Lagi-lagi, rekomendasi saya adalah jauhi Kanim Jaksel. Coba cek apa Kanim khusus Bandara Soeta udah buka lagi atau belum. Temen saya yang kerja di Imigrasi pernah saranin saya untuk bikin di sana kalau nggak mau bersaing dengan banyak orang.

  15. Hi, salam kenal,
    kalau sudah bekerja, tp tujuan bikin paspor untuk keperluan pribadi, misalnya liburan keluarga, apa tetap wajib sertakan surat rekomendasi dari kantor?

    • @ indri:
      Surat keterangan pemberi kerja itu hubungannya lebih ke kolom isian pekerjaan. Jadi, kalo di pekerjaan ditulis “karyawan/karyawati”, otomatis harus menyertakan surat keterangan pemberi kerja.

  16. mohon pencerahan, waktu itu saya urus pasport lewat jasa maklum belum pernah punya, setelah foto biometrik dan ditanya ini itu kemudian selang 7 harian saya di telp orang yang urus paspor saya bila pernah punya apakah ini betul karena saya tidak pernah punya kalo saya lihat dari info diatas setelah foto dan pertanyaan sudah tidak ada masalah dan tinggal tunggu jadi saja

  17. bikin passport di jaksel emg luaarrr binasa nunggunya, sy cuman sehari dr penyerahan dokumen (daftar online) sm dan foto, dr jam 9 pagi kelar foto jam 3 sore.. hahaha luar binasa. sudah cek status permohonan : serah paspor artinya apa ya? sudah jadikah? ato pegimana? thanks

  18. pada saat datang pertama kali lebih baik membeli map di koperasi atau antri dulu ya

    • @ Citra:
      Rasanya lebih baik ambil nomor antrian dulu saja, baru beli map. FYI, blog post ini saya tulis pas gedung Imigrasinya masih yang lama lho ya. Sekarang sudah gedung baru, mungkin blog post ini sudah nggak terlalu relevan lagi.

  19. okay thanks buat info nya, satu lagi boleh ya :)) , apa sih beda passport 24H sama 48H itu ya ? karena waktu online ada option itu

  20. hihihi okay dech — thank banget ya uda mo reply ^__^ — smoga besok lancar jaya di Imigrasi nya , Aminn

  21. Maaf mau memastikan untuk hari pertama itu PENYERAHAN DATA langsung atau PENGAMBILAN FORM dulu untuk diisi yg bayangan saya cukup banyak dan agak rumit. Thanks.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: