RandomScrawls
Decidedly mundane…

Surat Terbuka untuk Pengendara Motor Jakarta

Sudah sedemikiankah kalian tidak punya uang,
sehingga bensin kalian irit sedemikian,
sehingga enggan memutar jauh sedikit,
dan lebih memilih berkendara melawan arus?

Sudah sedemikiankan kalian tidak punya waktu,
sehingga waktu kalian irit sedemikian,
sehingga enggan menunggu lama sedikit,
dan lebih memilih melanggar lampu merah?

Sudah sedemikiankah kalian tidak punya sopan santun,
sehingga etika kalian irit sedemikian,
sehingga enggan mengantri lama sedikit,
dan lebih memilih berkendara di atas trotoar hak pejalan kaki?

Sudah sedemikiankah kalian tidak punya rasa malu,
sehingga rasa malu kalian irit sedemikian,
sehingga enggan mengaku bersalah,
dan lebih memilih mencaci pengguna jalan yang taat aturan?

Sudah sedemikiankan kalian tidak punya keberanian,
sehingga keberanian kalian irit sedemikian,
sehingga enggan berbuat ksatria,
dan lebih memilih berbuat ugal-ugalan dalam keramaian?

Sudah sedemikiankah kalian tidak punya rasa keadilan,
sehingga rasa keadlian kalian irit sedemikian,
sehingga enggan berhenti apabila berbuat merugikan,
dan lebih memilih berhenti hanya apabila dirugikan?

UPDATE: Abaikan surat ini apabila Anda merasa bahwa Anda adalah pengendara motor yang tertib, disiplin, santun, dan tahu aturan. Salam hormat dan takzim saya untuk Anda yang berlaku demikian.

19 Responses to “Surat Terbuka untuk Pengendara Motor Jakarta”

  1. Petisinya mana nih, gue ikut tanda tangan donk!

    PS: Kudos dulu nih buat pengendara motor yang disiplin, yang berusaha sekuat mungkin supaya tidak terbawa arus kenon-disiplin-an (new vocab nih)

  2. @ Rusdy:
    Petisi? Petisi ke mana? Hehe. Paling juga dicuekin. Good point on your kudos, though.

    Anyway, welcome back, Bro. Ke mana aja?

  3. […] dikopas (dengan sedikit perbaikan) tanpa izin dari sini. Eh Ga, bikin badge-nya […]

  4. salam kenal, bro…
    emang berat yak berjuang demi secuil idealisme di jalanan :lol:

  5. selamat siang om…
    kenalin..saya Rio dari Team Advance Forum Safety Riding Jakarta, dan Owner dari Forum Safety Driving Indonesia…

    hanya mohon doa, agar semua usaha kami dalam ber kampanye safety ride dan safety drive ini bisa berjalan dengan lancar…
    berkampanye tanpa harus meningkatkan nama satu produk tertentu…kampanye murni dari hati..dan untuk kenyamanan seluruh pengguna jalan di jakarta…
    Satu lagi..bukan hanya pengendara motor yang begundal…pengendara mobil pun banyak sekali yang tidak tahu aturan…semuanya berkaitan om..sampai ke ulah pejalan kaki bahkan kendaraan umum…bahkan Pejabat-pejabat pun ikut andil dalam berantakannya lalin kita…bisa lihat di tulisan2 saya di web saya…
    tahukan anda..bahwa mayoritas dari pengguna jalan tidak mengerti peraturan lalu lintas?? apakah anda mengerti secara keseluruhan peraturan lalu lintas…mari kita bersama-sama belajar..

    Rio Octaviano
    Daihatsu Taruna Club 0136 – Div. Kerjasama komunitas dan merchandise
    Brigade Motor – Thunder Tiger Megapro #002 – Founder
    Forum Safety Riding Jakarta – Team Advance
    Forum Safety Driving Indonesia – Owner
    http://www.digitalmbul.com

  6. Sudah saya abaikan karena saya (mungkin) sudah santun :-) .. salam dan soal Aman Berkendara silahkan main ke blog gue ya

  7. @ caplang™:
    Yup. Berat memang. Godaannya terlalu besar untuk berbuat nggak tertib: impunitas. Mudah-mudahan kita termasuk yang tahan godaan ya.

    @ Rio Octaviano:
    Wah. Posisi Anda unik nih, bisa melihat dari dua kacamata yang berbeda ya. Mungkin saya perlu jelaskan juga posisi saya: saya nggak bisa motor, cuma bisa nyetir mobil. But anyway, I beg to differ. Kalo bicara prevalensi, saya yakin jumlah pengendara motor yang ugal-ugalan jauh lebih banyak ketimbang pengemudi mobil yang begitu.

    Setuju berat soal belajarnya, though. :)

    @ Andry:
    Great blog on traffic safety! Semoga surat saya diabaikan berdasarkan self-assessment yang bener ya? :P

  8. saya termasuk pengendara yang tertib santun dan ganteng

  9. Maaf ya, pak Edi, bila saya terlihat arogan dengan mencantumkan keseluruhan jabatan saya di bidang otomotif, tapi memang dibutuhkan orang yang mampu melihat semuanya dari 2 sisi…dan…mampu bertindak instead menunggu dan menggerutu…

    dan memang sangat tidak mudah, melawan hempasan ombak besar..ya..bisa di perkirakan sendiri..apa yang di maksud dengan ombak besar itu…
    system, budaya, dan semuanya…

    mungkin bisa berkunjung ke web saya, pak…untuk melihat semua aksi cyber yang saya lakukan..
    http://www.digitalmbul.com terima kasih, pak…

  10. @ funkshit:
    Alhamdulillah banget kalo gitu. :)

    @ Rio Octaviano:
    Pak Edi itu Pakde saya. Hehe. Nope, saya sama sekali nggak bilang Anda arogan kok. :)

    Saya udah liat website Anda. Good work!. Teruskan berjuang ya!

  11. Saya seorang pejalan kaki yg sekali waktu harus menyeberangi jalan di ibu kota yang kejam ini. Pengendara roda 3 dan 4 sudah berhenti memberi jalan, akan tetapi si roda 2 tidak pernah mau berhenti untuk memberi kesempatan kepada kami untuk menyeberangi jalan ini.. seolah-olah mereka berkata: MINGGIR ! JANGAN HALANGI KAMI !!!
    Tanya Kenapa ?

  12. @ abutashnym:
    Hence, paragraf kedua surat saya di atas. Sedih, ya.

  13. Untungnya saya tinggal di Bekasi :)

  14. @ djoko:
    Jadi? Di Bekasi pengendara motornya semuanya sopan, atau Anda pengendara motor Bekasi? Hehehehe.

  15. http://digitalmbul.com/blogs/?p=194 coba cek link saya ini, saya adalah manusia yang paling benci dengan pengedara motor, at least used to be…
    bila lihat prosentase…ya kita gak bisa mungkir lah..kan populasi motor lebih banyak dari mobil…
    atau bisa lihat di testimonial teman2 saya dulu pada FS Page saya..haahahahha…pastinya ada yang bilang saya adalah musuh nomor satu dari para pengendara sepeda motor…but…kembali lagi…ketika kita berbicara dari sisi yang berbeda..maka hasilnya pun akan berbeda…so..ada baiknya, kita mampu menempatkan diri kita di berbagai sisi, dan bila subjeknya adalah lalin..tempatkan diri anda di banyak posisi…pasti pusing..dan akan bermuara kepada satu permasalahan..try it..

    btw, kenapa comment nya harus di moderate?

  16. @ Rio Octaviano:
    Sepakat!

    Di-moderate karena WordPress memungkinkannya dan saya menginginkannya. Hehehe.

  17. Kelakuan pengendara motor saat ini sudah kelewat batas, ini mengherankan, 15 tahun saya mengendarai motor, (dari 1986 – 2001), gak temui prilaku seperti sekarang ini. Sekarang saya gak naik motor karena badan sudah gak kuat, suka masuk angin. Ada apa sih dengan bangsa ini? Mereka naik motor seperti kesetanan, gak mikir, padahal yang celaka sudah banyak. Yang kasihan, kalo ada yang naik motor dengan tertib, trus ditabrak sama yang ugal2an, lebih parah daripada mobil yang ditabrak karena langsung kena ke orangnya. Yang naik mobil juga riskan difitnah, sudah ditabrak, diminta ganti rugi, difitnah bahkan bisa dipukuli massa. Bangsa kita sakit parah jiwanya ya. Saya salut banyak blog dan situs yang bicarakan ini, entah efektif atau tidak, paling gak ada upaya bangun kesadaran masyarakat pentingnya prilaku beradab. Juga saya dukung club2 atau ormas2 yang coba himbau masyarakat untu safety riding. Tapi mohon introspeksi terus, sebab selalu ada oknum yang bisa cederai niat baik dan misi club tsb. Banyak juga club yang justru dengan seragamnya malah jadi preman jalanan, jalan di tengah sambil acung2kan tongkat nyuruh orang lain minggir, maunya jalan dua arah hanya untuk mereka lewat, seakan Presiden yang lewat. Selamat berjuang, mudah2an bangsa kita bisa beradab kembali.

  18. @ yayat suyatna:
    Amin, Pak Yayat. Semoga keberanian kolektif model seperti itu hanya diarahkan untuk hal-hal positif ya.

  19. @ hate this:
    Sepakat,


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: